Ketika cinta yang ku inginkan tak bisa ku dapatkan.
Ketika cinta yang ku harapkan kehadirannya tak mampu ku wujudkan.
Dan ketika cinta yang selalu terucap dalam rintihan doa ku tak terkabulkan.
Aku hanya mampu terdiam, tertatih dan tak berdaya.
Cinta ini pun tak ada artinya lagi.
Hanya menambah kepiluan dalam hati.
Dengannya kini kau tlah berbagi dan saling mencintai.
Dan hanya mampu menanti saat cinta kan menyapa ku lagi.
Setulusnya ku doakan mu kini dan nanti.
Smoga kau kan slalu bahagia hingga akhir nanti.
Kini aku pun kan pergi memendam cinta dalam hati.
Tapi...
Aku tak kan pernah menyerah untuk menanti.
Ku tahu kelak cinta kan datang padaku lagi.
Ku tahu Allah tlah menyiapkan cinta sejati yang terindah untuk ku.
Yang akan hadir mengakhiri masa penantianku.
Puisi Ini Di tulis Oleh Selvi Fouziah, Anggota Biro PPKM,
Dan Puisi Inilah Yang di Tampilkan Pada Penutup Drama Antara Cinta UNtuknya dan Untuk-Nya… (Seminar Keputrian Akbar)





Posted in:
0 komentar:
Posting Komentar